Keutamaan Maryam Binti Imran

Maryam binti Imran banyak sekali memiliki keutamaan. Sebagaimana dikatakan dalam sebuah hadits yang shahih.
“Yang sempurna dari kalangan lelaki sungguh banyak, namun yang sempurna dari kalangan wanita hanyalah Maryam bintu Imran, Asiyah bintu Muzahim, Khadijah bintu Khuwailid, dan Fatimah bintu Muhammad.  Sedangkan keutaman Aisyah atas semua wanita adalah laksana sarid (roti yang remuk dan direndam ke dalam kuah) atas semua makanan yang ada (HR. Bukhari)
Dari hadits tersebut dapat kita simpulkan bahwa Maryam adalah salah satu wanita yang dijamin masuk surga, dan patut dijadikan tauladan bagi seluruh wanita di dunia ini.


Keutamaan Maryam binti Imran

Berikut ini akan dipaparkan secara singkat beberapa keutamaan-keutamaan Maryam binti Imran.

Maryam binti Imran: Wanita dengan Nasab yang Baik

Maryam binti Imran merupakan anak dari keluarga dekat dengan Allah. Dapat dikatakan pula keluarga Nabi. Ayahnya bernama Imran bin Yasim, beliau merupakan seorang imam masjid Al Aqsa.
Ibunya bernama Hannah binti Yaqudz sedangkan pamannya adalah seorang Nabi yaitu Zakariya ‘alaihissalam.
Jadi sudah dipastikan bahwa Maryam berasal dari keturunan orang-orang shalih. Hal ini sebagaimana pengakuan masyarakat Jerussalem yang termaktub dalam Al-Qur’an.
“Wahai saudara perempuan Harun, bapakmu sekali-kali bukanlah seorang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukanlah seorang pezina” (QS. Maryam: 28)

Maryam binti Imran: Wanita yang Dijaga oleh Allah dari Ganguan Syaitan


pixabay.com
Ketika Maryam akan dilahirkan, ibunya seraya berdoa kepada Allah agar anaknya dijauhkan dari gangguan syaitan. Sehingga ketika Maryam lahir syaitan tidak bisa mengganggunya. Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Setiap anak manusia yang baru saja dilahirkan pasti diganggu syaitan, sehingga ia teriak menangis, karena disentuh syaitan. Terkecuali Maryam dan putranya.” (HR. Bukhari 4548 dan Muslim 2366).

Maryam binti Imran: Wanita yang Menjaga Kehormatannya

Maryam adalah wanita yang selalu menjaga kehormatan dan kesuciannya. Matanya tidak pernah melihat hal-hal maksiat begitupun dirinya tidak pernah disentuh oleh lelaki yang mengganggunya.
Pada umumnya seorang wanita juga memiliki ketertarikan jika ada lelaki yang menggodanya. Apalagi kalau lelaki yang menggodanya itu tampan. Berbeda dengan Maryam, ia menjauhi godaan para lelaki dan ia tidak tergoda.
Sebagaimana dikisahkan dalam Al Qur’an surat Maryam ayat 17-18. Tatkala Jibril datang menemui Maryam dalam kondisi fisik laki-laki yang tampan dan sempurna. Akan tetapi Maryam tetap menjaga kehormatannya.
Allah subhanahu wata’ala berfirman:
“Maka dia mengadakan tabir (yang menaunginya) dari mereka, kemudian Kami mengutus roh Kami (Jibril) kepadanya, lalu ia menjelma di pandangannya (dalam bentuk) manusia yang sempurna. Maryam berkata: “Sesungguhnya aku bernaung dari padamu kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, jika kamu seorang yang bertakwa”. (QS. Maryam, ayat: 17-18).
Dari firman Allah di atas dapat kita lihat, ketika maryam melihat laki-laki yang sempurnya dan tampan, ia tidak tergoda dengan merendahkan dirinya dihadapan laki-laki tersebut. Justru Maryam berlindung kepada Allah dan memintanya untuk menjauh darinya.
Sampai pada akhirnya Jibril berkata:
“Sesungguhnya saya ini hanyalah seorang utusan Tuhanmu, untuk memberimu seorang anak laki-laki yang suci”. (QS. Maryam, ayat: 19).
Ketika itu barulah Maryam mengetahui bahwa pria tersebut tidak berkeinginan menggangu dan menggodanya. Ia adalah malaikat utusan Allah yang membawa amanat besar untuk dirinya.

Hikmah Kisah Kehidupan Maryam binti Imran

Sudah selayaknya wanita muslimah menjadikan Maryam sebagai salah satu suri tauladannya. Janganlah sesekali menjadikan orang-orang kafir sebagai teladanmu. Para penyanyi yang berbusa dan para wanita yang tidak menjaga kehormatannya sebagai idolamu.
Sebab agama Islam banyak sekali melahirkan sosok wanita yang tangguh. Mereka sangat hebat dalam menjalani kehidupan dunia. Mereka memiliki cita-cita tinggi di akhirat dan sangat taat kepada Rabb mereka yaitu Allah subhanahu wata’ala.
Sudah sepantasnya wanita muslimah menjaga pandangan dan  kehormatan diri dari hadapan laki-laki. Wanita juga jangan sampai tertipu bahwa kecantikan, keindahan dan keisitimewaannya tersebut mampu menaklukkan laki-laki dengan rayuan.
Karena parameter wanita muslimah bukan Cleopatra. Dimana ia mampu menaklukkan para pembesar dunia dengan tipu muslihatnya. Namun contohlah Maryam binti Imran. Terkhusus di zaman sekarang ini.
Interaksi antara perempuan dan laki-laki tak terbatas. Dan ia adalah sosok wanita yang sempurna. Sebab Allah subhanahu wata’ala menyebut langsung ia sebagai wanita yang terpilih, wanita baik-baik dan wanita yang disucikan.
Ia mampu menjaga kehormatan apabila hendak berdekatan dan bahkan enggan jika berhadapan dengan laki-laki karena takut tergoda. dan ia takut apabila berdekatan dengan lelaki bisa menimbulkan sesuatu yang diharamkan Allah subhanahu wata’ala.
Lantas bagaimana kondisi wanita muslimah sekarang? Banyak menebar kemolekan tubuh di depan orang yang bukan mahramnya. Sudah semestinya muslimah lebih pintar dalam menjaga diri mereka.
Wahai muslimah, mintalah taufik dan pertolongan kepada Allah subhanahu wata’ala. Dan minta kepada-Nya penjagaan dan perlindungan. Perlindungan kesucian dan kehormatan sebagai seorang muslimah.
Demikianlah beberapa keutamaan Maryam binti Imran, semoga kita semua bisa mengambil hikmahnya, terutama bagi kaum wanita, agar sekiranya bisa dijadikan suri tauladan yang baik dalam setiap lini kehidupan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Internet

Ta'awun

Hakikat Sabar